Pada kesempatan acara, Ketum Isma Sandi Victori dalam sambutannya menyampaikan harapa dan menghimbau kaum muda.
“Ditengah jaman modernisasi ini tradisi Bulimau sudah hampir terlupakan dan jarang masyarakat yang tahu, tugas dari kami sebagai muli mekhanai untuk memperkenalkan kembali, mempertahan dan melestarikan tradisi ini. Kami juga berharap Bulimau bisa menjadi event tahunan untuk menarik para wisata,” ujar sandi.
Ketum MPAL Suntan Farifki juga memberikan petuahnya pada kaum muda Pesawaran.
“Acara Bulimau adalah tradisi yang sudah dilakukan turun menurun dari tuyuk tamong hingga saat ini tugas kita sebagai penerus adalah mempertahankan tradisi ini dan melestarikannya,” jelas Suntan Farifki.
Senada dengan Ketum MPAL, Kadis Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa memberikan apresiasi dan janji.
“Acara ini sangat baik untuk dilestarikan, tradisi Bulimau ini akan dijadikan agenda tahunan dalam bentuk Festival/Event wisata Budaya kedepannya,” tegasnya.
Hendri Perdopo Kabid Kebudayaan mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan sangat mendukung dan selalu siap memfasilitasi kegiatan muli mekhanai Makhga Way Lima.
Baca Juga : Pelatihan Pemandu Wisata Pesawaran
“Kami sangat mendukung apapun kegiatan ISMA selagi itu positif dan untuk kepentingan masyarakat dan melestarikan adat budaya Lampung,” kata Hendri.





Lappung Media Network